PERKEMBANGAN INDIKATOR STABILITAS NILAI RUPIAH

 

PERKEMBANGAN INDIKATOR STABILITAS NILAI RUPIAH

 

 

ABSTRAK

Nilai tukar mata uang merupakan salah satu indicator yang tidak lazim dalam dunia perekonomian. Nilai tukar mata uang atau biasa disebut dengan kurs selalu berubah-ubah dalam kurun waktu tertentu, nilai tukar akan berubah dalam setiap tahun nya entah itu akan naik atau bahkan menurun. Dalam nilai tukar mata uang ini adanya stabilitas yakni  suatu ketetapan dan keseimbangan serta kestabilan situasi yang kondusif dalam system perkembangan nilai rupiah.

Di Indonesia sendiri perkembangan indicator stabilitas nilai rupiah secara priodik yang dimana  nilai indicator yang dimaksud yakni nilai tukar dan inflasi. Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait dan terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.

 

Kata kunci : Nilai tukar mata uang dan inflasi

 

 

A.     LATAR BELAKANG

Nilai tukar mata uang atau kurs adalah harga atau nilai tukar valuta atau mata uang sebuah negara dengan valuta atau mata uang dari negara lain. Berdasarkan pengertian tersebut, bisa dipahami jika sebenarnya setiap valuta atau mata uang yang dimiliki sebuah negara mempunyai harga atau nilai yang tidak sama. Nilai tukar mata uang pada umunya cendrung naik maupun turun dalam kurun waktu tertentu di suatu negara.  Nilai tukar merupakan jumlah mata uang dalam negeri yang harus dibayarkan untuk memperoleh satu unit mata uang asing. mengacu pada perubahan-perubahan terbaru dari nilai tukar. jika suatu mata uang mengalami apresiasi, dikatakan bahwa mata uang itu menguat karena dapat membeli lebih banyak uang asing

Sedangkan stabilitas  merupakan suatu   kemantapan, ketetapan dan keseimbangan serta kestabilan situasi yang kondusif sehingga perusahaan atau suatu lembaga bisa berjalan dengan baik.

Di Indonesia sendiri perkembangan indicator stabilitas nilai rupiah secara priodik yang dimana  nilai indicator yang dimaksud yakni nilai tukar dan inflasi. Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait dan terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.

Inflasi dapat diartikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Deflasi merupakan kebalikan dari inflasi, yakni penurunan harga barang secara umum dan terus menerus. Perhitungan inflasi dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Secara umum, inflasi disebabkan oleh ketidakseimbangan permintaan dan penawaran barang atau jasa, peredaran uang, serta biaya produksi. Kondisi ekonomi negara yang menjadi mitra dagang turut berpengaruh terhadap terjadinya inflasi

 

B.     PEMBAHASAN

Kurs atau nilai tukar mata uang  adalah harga atau nilai tukar valuta atau mata uang sebuah negara dengan valuta atau mata uang dari negara lain. Nilai tukar mata uang pada umunya cendrung naik maupun turun dalam kurun waktu tertentu di suatu negara.

Dalam suatu negara nilai rupiah selalu berubah daam kurun waktu tertentu dan dalam system kebijakan yang sudah di tetapkan.

Dapat dilihat dari system perekonomian saat ini yang dimana nilai rupiah berubah baik bentuk yakni yang dimana tahun 2022 indonesia mencetak uang pengeluaran terbaru untuk semua jenis pemecahan mata uang maupun dalam system nilai tukar mata uang ke negara lain.

Maka dari itu perlunya perkembangan stabilitas nilai rupiah, yang dimana stabilitas ini sendiri  menyangkut tentang , ketetapan dan keseimbangan serta kestabilan situasi yang kondusif sehingga perusahaan atau suatu lembaga bisa berjalan dengan baik.

Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik. Indikator dimaksud adalah nilai tukar dan inflasi,

Inflasi sendiri terjadi karena adanya kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu

      Dalam perkembangan indicator stabilitas nilai rupiah ini pada priode September 2022 yakni :

a.       Perkembangan Nilai Tukar 19 – 23 September 2022

-          Pada akhir kamis 22 september 2022

·         Rupiah ditutup di level (bid) Rp15.015 per dolar AS.

·         Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun naik di 7,19%.

·         DXY[1] menguat ke level 111,35.

·         Yield UST (US Treasury) Note[2] 10 tahun naik ke level 3,714%.

-          Pada pagi hari Jumat, 23 September 2022

·         Rupiah dibuka pada level (bid) Rp15.000 per dolar AS.

·         Yield SBN 10 tahun naik ke level 7,26%.

-          Aliran Modal Asing (Minggu IV September 2022)

·         Premi CDS Indonesia 5 tahun naik ke 137,05 bps per 22 September 2022 dari 108,86 bps per 16 September 2022 .

·         Berdasarkan data transaksi 19 - 22 September 2022, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp3,53 triliun terdiri dari jual neto Rp3,80 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp0,27 triliun di pasar saham.

·         Berdasarkan data setelmen s.d. 22 September 2022, nonresiden jual neto Rp148,11 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp72,78 triliun di pasar saham.

 

 

 

b.      Perkembangan inflasi

-          Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu IV September 2022, perkembangan inflasi sampai dengan minggu ke-empat September 2022 diperkirakan inflasi sebesar 1,10% (mtm).  

-          Komoditas utama penyumbang inflasi September 2022 sampai dengan minggu ke-empat yaitu bensin sebesar 0,91% (mtm), angkutan dalam kota sebesar 0,05% (mtm), angkutan antar kota, rokok kretek filter, dan beras masing-masing sebesar 0,02% (mtm), serta telur ayam ras, pasir, semen dan bahan bakar rumah tangga (BBRT) masing-masing sebesar 0,01% (mtm). Sementara itu, komoditas yang mengalami deflasi pada periode minggu ke-empat September yaitu bawang merah sebesar -0,06% (mtm), minyak goreng, daging ayam ras dan cabai merah masing-masing sebesar -0,03% (mtm), cabai rawit, tomat dan emas perhiasan masing-masing sebesar -0,02% (mtm), serta tarif angkutan udara sebesar -0,01% (mtm).

 

Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait dan terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.

“Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk tetap mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan eksternal yang meningkat, serta terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut,” kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, dalam keterangan resmi yang dikutip Media Asuransi, Senin, 15 Agustus 2022.

 

 

C.     KESIMPULAN

 

Nilai tukar mata uang atau kurs adalah harga atau nilai tukar valuta atau mata uang sebuah negara dengan valuta atau mata uang dari negara lain. Nilai tukar mata uang pada umunya cendrung naik maupun turun dalam kurun waktu tertentu di suatu negara.

Sedangkan stabilitas  merupakan suatu   kemantapan, ketetapan dan keseimbangan serta kestabilan situasi yang kondusif sehingga perusahaan atau suatu lembaga bisa berjalan dengan baik.

Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik. Indikator dimaksud adalah nilai tukar dan inflasi,

Inflasi sendiri terjadi karena adanya kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu “Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk tetap mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan eksternal yang meningkat, serta terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut,” kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, dalam keterangan resmi yang dikutip Media Asuransi, Senin, 15 Agustus 2022.

 

 

D. REFERENSI

https://www.google.com. Perkembangan indicator stabilitas nilai rupiah. Diakses pada 25 september 2022 dari,

https://www.google.com/search?q=perkembangan+indikator+stabilitas+nilai+rupiah&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=2ahUKEwjazb_7u7L6AhX7RmwGHRZ6A2IQ_AUoAnoECAIQBA&biw=1366&bih=657&dpr=1#imgrc=5BtLCFOFUdKsRM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ROUND TABLE DISCUSSION (RTD)

MALAM KEAKRABAN (MAKRAB) HMJ-IESP 2024

Action of Economic Development (AVEL) HMJ-IESP 2024