INVESTIGASI TERHADAP KEBERADAAN SURAT UTANG NEGARA
INVESTIGASI TERHADAP KEBERADAAN SURAT UTANG NEGARA
Kemunculan yang melatarbelakangi kemunculan surat utang negara ketika terjadinya krisis moneter pada akhir tahun 1990-an, hal ini mengakibatkan dampak yang buruk kepada negara terutama pada bidang perbankan, sehingga terjadinya perbaikan di bidang perbankan sekaligus agar dapat memenuhi defisit anggaran, sehingga pemerintah mengambil tindakan dengan memulai menerbitkan surat utang negara. Surat utang negara adalah instrument investasi dalam bentuk utang piutang.
Belakangan ini investasi di surat utang negara semakin diminati oleh masyarakat keamanan menjadi salah satu faktor yang menjadikan investasi dalam surat utang negara banyak dilirik oleh investor, selain keamanan tentu juga banyak keuntungan lainnya yang bisa didapati oleh investor saat menginvestasikan dana kepada surat utang negara.
Penerbitan surat utang negara tidak dapat dikatakan bahwa itu merupakan gambaran mutlak dari ketidakmampuan pemerintah dalam menjalankan sumbersumber utama disektor pembiayaan pembangunan, karena surat utang negara berfungsi semata-mata untuk menjembatani dalam pembiayaan pembangunan.
Surat utang negara adalah surat berharga yang termasuk dalam surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah ataupun mata uang asing yang pembayaran bunga dan pokoknya dijamin oleh pemerintah, sesuai dengan masa berlakunya. Tujuan pemerintah menjamin agar menciptakan daya tarik investor asing agar berinvestasi pada surat utang negara.
Surat Utang Negara merupakan Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah sesuai ketetuan Undang-Undang No. 24 Tahun 2002, adapun contohnya terdiri dari Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan Obligasi Negara (termasuk Obligasi Negara Retail/ORI).Perbedaan obligasi negara dengan perbendaharaan negara dilihat dari jangka waktunya, SPN maksimal 12 bulan sedangakan ORI lebih dari 12 bulan keduanya memakai bunga sistem bunga diskonto Pemerintah pusat memiliki peranan untuk menerbitkan surat utang negara setelah mendapatkan persetujuan DPR yang disahkan didalam kerangka pengesahan APBN dan setelah berkoordinasi dengan Bank Indonesia
Surat utang negara memiliki masa berlaku artinya pemerintah akan mengembalikan dana pokok investasi setelah masanya habis atau jatuh tempo, untuk masa jatuh temponya bervariasi dimulai dari 3 bulan hingga ada yang 30 tahun Sementara itu, kupon atau bunga merupakan timbal balik yang diberikan kepada pembeli ataupun investor surat utang negara. Biasanya kupon ini akan dihitung dalam presentase dari jumlah pokok utang dan waktu setahun. Tapi, pembayarannya bisa dilakukan secara diskonto atau tiga bulan sekali.
Yang mengelola surat utang negara dalam hal kementerian keuangan melalui dirjen pengelolaan utang menjadi pengelolaan tentang surat utang negara mulai dari perumusan, perencanaan, pengelolaan sampai dengan pelaksanaan dan obligasi tentang surat utang negara. Pencatatan tentang kepemilikan surat utang negara dilakukan secara elektronik sebagaimana diamanatkan dalam undangundang No 24 Tahun 2002 tentang surat utang negara kegiatan penatausahaan yang mencakup kedalam pencatatan kepemilikanclearing dan settlement serta agen membayar bunga dan pokok surat utang negara dilaksanakan oleh bank Indonesia.
Para investor dapat memiliki surat utang negara dengan melalui pasar primer maupun pasar sekunder. Pasar Primer merupakan kegiatan penawaran dan penjualan Surat Utang Negara untuk pertama kali antara suatu perusahaan dengan investor ataupun masyarakat. Pada umumnya, didalam pasar primer harga surat yang ditawarkan bersifat tetap serta jumlahnya terbatas. sedangkan Pasar Sekunder merupakan kegiatan perdagangan Surat Utang Negara yang dilakukan antara para investor sehingga harga jualnya bervariasi, keuntungan dari proses jual beli akan didapatkan investor itu sendiri sehingga perusahaan tidak akan mendapatkan imbal hasil.
Bagi calon investor
yang masih belum mendapatkan rekening dana, nomor SID, ataupun rekening surat
berharga akan dipandu pembuatannya oleh mitra distribusi. Nomor SID merupakan
kode tunggal dan spesifik yang dibuat oleh kustodian sentral efek (KESI)
sebagai lembaga penyimpanan serta penyelesaian. Sebagai salah satu instrumen
investasi, surat utang negara ini tidak hanya memberi keuntungan untuk
kepentingan negara saja, tetapi juga menguntungkan bagi para investor atau para
pembelinya, baik negara lain maupun individu dan perusahaan. Adapun keuntungan
dari berinvestasi, yaitu:
1. Tingkat risiko rendah Surat utang
negara merupakan surat yang secara resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah serta
diatur didalam undang-undang sehingga kondisinya pasti lebih stabil
dibandingkan dengan surat utang yang dikeluarkan oleh perusahaan
2. Dapat digadaikan dan dijual kembali Jika
sewaktu-waktu investor ingin menggadaikan surat utang negara bisa melalui
pegadaian, Sedangkan jika ingin menjualnya kembali dapat melalui pasar
sekunder, Hal ini dapat dilakukan jika investor ingin memindah tangankan surat
utang negara ini kepada pihak lain.
3. Tidak terpengaruh oleh Fluktuasi
Pasar Surat utang negara memiliki dua sumber keuntungan, yaitu capital gain dan
kupon. Keduanya akan dibayarkan kepada investor secara stabil dikarenakan
nilainya tidak terpengaruh oleh fluktuasi pasar.
1. Pengertian Surat Utang Negara
Surat
Utang Negara (SUN) itu merupakan Surat utang yang dikeluarkan oleh Pemerintah
indonesia melalui kementerian keuangan yang dananya apabila dikumpulkan akan
digunakan juga untuk mendanai APBN negara kita. Jadi sebetulnya ini merupakan
bentuk investasi dimana masyarakat retail itu juga dapat berpartisipasi
mendanai APBN dengan cara yang menyenangkan, karena ikut berpartisipasi dalam
pembangunan serta mendapatkan sesuatu hasil dari investasi dari situ.Dalam
bahasa awamnya, Surat utang negara ini adalah bukti pemerintah berutang kepada
investor dalam jangka waktu tertentu. Pemerintah menjamin pembayaran bunga dan
pokok dari surat utang negara sesuai masa berlakunya. Istilah yang terkait
Surat utang negara sendiri yaitu:
1. Jatuh tempo (maturity) Surat utang
negara memiliki masa berlaku. Artinya, pemerintah akan mengembalikan dana pokok
investor setelah masanya habis atau sudah jatuh tempo. Jatuh tempo surat utang
negara ini beragam mulai dari tiga bulan hingga 30 tahun.
2. Kupon atau bunga Kupon atau bunga adalah imbalan yang diberikan kepada
pembeli atau investor surat utang negara. Kupon ini dihitung dalam persentase
terhadap jumlah pokok utang dan waktu setahun. Namun, pembayarannya bisa
dilakukan secara tiga bulan sekali atau secara diskonto.Pembayaran bunga secara
diskonto dilakukan dengan pembayaran lebih murah pada saat pembelian daripada
nilai yang dibeli. Contoh, investor membeli surat utang negara senilai nominal
Rp100 juta, tetapi dia hanya membayar Rp98 juta. Kemudian pada saat jatuh tempo
investor itu tetap mendapatkan pokok Rp100 juta.
Adapun
jenis –jenis surat utang negara yaitu Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No.
24 Tahun 2002, surat utang negara terdiri dari Surat Perbendaharaan Negara
(SPN) dan Obligasi Negara (termasuk Obligasi Negara Retail/ORI).
1. Surat Perbendaharaan Negara (SPN)
Surat Perbendaharaan Negara (SPN) adalah surat utang negara yang berjangka
waktu maksimal 12 bulan dengan pembayaran bunga secara diskonto.
2. Obligasi Negara Obligasi Negara adalah surat utang negara yang berjangka
waktu lebih dari 12 bulan dengan kupon atau pembayaran bunga secara diskonto.
3. Obligasi Ritel Indonesia (ORI) Obligasi Negara yang diperdagangakan secara
ritel. Tujuan diterbitkannya ORI adalah untuk memberikan kesempatan
seluas-luasnya kepada masyarakat atau investor individual untuk secara langsung
memiliki dan memperdagangkan secara aktif dalam perdagangan Obligasi Negara.
4. Saving Bond Retail (SBR)
5. SBR merupakan turunan dari ORI, yang memiliki sifat mirip dengan tabungan
(saving) atau deposito bank untuk masyarakat ritel sehingga dinamakan seperti
produk perbankan itu. Biasanya, tenor dari SBR tidak terlalu panjang, seperti
SBR003 memiliki tenor 2 tahun saja.
Perbedaan dari non retail dan retail, nonretail biasanya ditawarkan melalui lelang disitu ditawarkan surat berharga negara yang non retail bisa dimulai dari angka 1 miliar melalui lelang,lelang ini melalui para dealer utama, sementara untuk yang retail ada beberapa jenis ada syariah dan non syariah kemudian kredebel dan non kredebel kredebel ini bisa diperjualbelikan di secondary market ada yang juga tidak. Dari sisi bunganya ada yang bunganya fix dari awal ditetapkan dan ada juga yang mengambang tergantung daripada acuannya yang menjadi patokan misalnya suku bunga bank indonesia naik tentunya akan ikut naik akan tetapi jika turun tidak akan ikut turun, Misalnya (SBR) yang mengacu pada floating with floor
2. Manfaat dari Surat Utang Negara
Sebenarnya jika dilihat dari
awal keberadaan nya surat utang negara ini dimunculkan agar dapat mampu
memenuhi defisit anggaran dan menjadi sumber utama di bidang pembiayaan pembangunan,
Namun seiring jalannya waktu surat utang negara diharapkan mampu menarik
ketertarikan para investor untuk berinvestasi dikarenakan pemerintah menjamin
pembayaran bunga serta pokoknya.
1. Ada beberapa manfaat dari
diterbitkannya surat utang negara yaitu: Memiliki potensi capital gain pada
transaksi pasar sekunder di dalam obligasi tersebut.
2. Bisa dijadikan acuan dalam menentukan
nilai instrumen lain.
3. Menjadi instrumen investasi yang mampu menyediakan instrumen alternatif untuk berinvestasi yang cenderung lebih minim akan resiko.
Kepercayaan Investor pada surat utang negara dapat menggambarkan adanya kepercayaan pihak investor pada program-program pembangunan ekonomi yang dilaksanakan pemerintah, Meningkatnya kepercayaan investor pada surat utang negara tersebut kiranya pemerintah dapat mengoptimalkan dari fungsi investasi pada surat utang negara yang bertujuan untuk membiayai pembangunan ekonomi. Bagi investor atau pelaku usaha yang pemula atau minim pengalaman, surat utang negara dapat menjadi pilihan yang cocok untuk mampu memberikan keuntungan yang cukup menjajikan dalam pasar sekunder sehingga dapat dijadikan instrumen pasar keuangan yang bertujuan menjaga kestabilan ekonomi negara, Surat utang negara merupakan pilihan yang pas jika tidak ingin mengambil risiko yang tinggi saat berinvestasi. Dalam berinvestasi biasanya para investor menginginkan keuntungan yang diraihnya stabil akan tetapi dengan risiko yang rendah akan terjadinya ketidakstabilan, hal inilah yang dapat menjadi pertimbangan para investor agar berinvestasi di surat utang negara dikarenakan surat utang yang dikeluarkan resmi dari pemerintah serta diatur dalam undang-undang sehingga lebih stabil dan aman dibandingkan surat utang yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan.
3.Cara Memiliki Surat Utang
Negara
Sejak
tahun 2018 penjualan surat berharga negara ini dapat dilakukan melalui platform
online yang kegunaannya mempermudah masyarakat dalam berinvestasi. Surat utang
ngara pembeli terbesarnya perbankan Mencermati keberadaan surat utang negara
tentu membuat investor ingin memilikinya, Namun ada beberapa langkah sebelum
investor memiliki surat utang negara tersebut, yaitu
Pendaftaran/Registrasi>Pemesanan>pembayaran>dan yang terakhir
konfirmasi pembayaran.
-Registrasi, harus memiliki rekening
bank
-Pemesanan, proses pemesanan bisa
melalui website atau melalui aplikasi
-Pembayaran, bisa melalui bank,teller, ataupun e-banking melalui aplikasi,
serta bisa melalui E-wallet
-Konfirmasi pembayaran
Waktu pertama kali membeli itu melalui pasar primer istilahnya jadi pasar petama pada saat ada penawaran biasanya rentannya sekitar 2mingguan itu dapat beli melalui pasar pertama. Surat utang negara ini bisa dibeli oleh semua masyarakat indonesia dengan syarat memiliki KTP dan NPWP
4. Keuntungan Membeli Pada Surat Utang Negara
Para investor
tentunya menginginkan yang namanya keuntungan, Oleh karena itu pada surat utang
negara memiliki tawaran-tawaran yang menarik agar para investor tertarik untuk
berinvestasi. Keuntungan yang didapat:
1. Memperoleh Bunga dari pemerintah
2. Siapapun bisa menjadi investor dalam pembelian surat utanggnegara
3. Bisa dibeli hanya dengan harga Rp 1 Juta saja
4. Aman dijamin oleh negara
5. Untung lebih tinggi daripada deposito
6. Bisa membantu negara
7. Pajak lebih rendah daripada deposito
8. Bisa digadaikan
5. Resiko Membeli Surat Utang Negara
Dibalik adanya
keuntungan tentunya ada beberapa resiko yang harus dihadapi para investor jika
ingin investasi surat utang negara, yaitu:
1.
Risiko gagal bayar
2. Risiko pasar (Market risk) yaitu potensi
kerugian apabila ada faktor-faktor di market yang mempengaruhi kinerja.
Komentar
Posting Komentar