Masalah Iklim dan Inflasi Global Menjadi Perhatian
Sumber: Kompas.id
DAVOS, KOMPAS — Inflasi yang meningkat secara global dan masalah perubahan iklim menjadi topik utama, di samping masalah kesehatan, pembahasan selama penyelenggaraan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF 2022) yang berlangsung di Davos, Swiss. Sektor swasta diajak berinvestasi dalam jumlah besar untuk pengembangan teknologi yang ramah lingkungan.
Forum yang dihadiri lebih dari 50 kepala negara atau pemerintahan itu ditutup pada Kamis (26/5/2022) waktu setempat dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz menjadi salah satu pembicara utama. WEF 2022 mengusung tema ”Working Together, Restoring Trust”. Isu yang dibahas meliputi kebijakan pemerintah dan strategi bisnis dengan latar belakang pandemi global, konflik Ukraina-Rusia, serta tantangan geoekonomi.
Dalam pidatonya, Scholz mengungkapkan rencana Jerman untuk menjadi netral karbon pada tahun 2045 telah menjadi ”lebih penting” sebagai akibat dari perang (konflik Rusia-Ukraina). Menurut dia, meski konflik tersebut bukanlah satu-satunya pemicu titik balik untuk mengatasi dampak perubahan iklim, konflik justru meningkatkan tekanan untuk bertindak. Ia menyebutkan, jika target Perjanjian Paris yang merupakan kesepakatan global untuk menghadapi perubahan iklim tak terpenuhi, dunia akan menuju bencana.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden WEF Børge Brende mengingatkan betapa pentingnya forum itu. WEF 2022 merupakan pertemuan setelah COP26 di Glasgow dan pertemuan pertama kali setelah terjadi konflik Rusia-Ukraina.
Dari
isu lingkungan dan perubahan iklim, Brende mencontohkan telah terjadi komitmen
54 perusahaan terkemuka di dunia untuk memenuhi kebutuhan suplai barang mereka
dengan sebisa mungkin mengurangi jejak karbon. Dari sisi kesehatan, perusahaan
farmasi Pfizer berkomitmen akan menyediakan produk vaksin dan pengobatan
Covid-19 dengan harga nirlaba di beberapa negara termiskin di dunia.
Komentar
Posting Komentar